Breaking News
Rasa Iba Atau Salah Prosedur? Penempatan Keluarga Telantar Di Pos Polisi Logas Picu Polemik | Drama Musikal 'Sinergi Kuat Tapsel Bangkit' Pukau Ribuan Pengunjung PRSU ke-50 | Integrasi Pertanian-Peternakan-Perikanan Jadi Strategi Tapsel Pulihkan Ekonomi Pascabencana | Aksi Cepat Tim Gabungan Polres Dharmasraya Berhasil Ungkap Keterlibatan Terduga Pelaku Curanmor | Khalid bin Walid dan Durian Bintan Meriahkan Pawai Ta'aruf MTQ XII Kepri | Bupati Tapsel Ajak Masyarakat Ramaikan Paviliun dan Pentas Seni di PRSU ke-50 |

Tak Butuh Lama Satreskrim Polres Muara Enim Tangkap Pengamen Punk Tikam Warga 
Jumat 18 Juli 2025, 16:26 WIB

SiagaOnline.com, Muara Enim – Seorang pria berinisial RS (22), pengamen jalanan yang tergabung dalam kelompok anak punk, ditangkap aparat Satreskrim Polres Muara Enim usai melakukan pengeroyokan terhadap seorang warga di kawasan Terminal Regional, Kelurahan Pasar III, Muara Enim, Minggu (13/7/2025) sekitar pukul 18.30 WIB.

 

Korban dalam insiden tersebut, Adi Harianto (38), karyawan swasta asal Desa Bayau, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang, mengalami luka parah akibat tusukan senjata tajam di beberapa bagian tubuh. Ia saat itu tengah duduk santai di terminal, ketika didatangi lima orang anak punk yang diduga dalam kondisi mabuk.

 

Menurut keterangan saksi bernama Yunus, korban sempat menegur para pelaku karena perilaku mereka yang meresahkan. Namun, teguran tersebut berujung pada pengeroyokan brutal. Para pelaku, termasuk RS, langsung menyerang korban dengan senjata tajam. Akibat kejadian itu, Adi mengalami dua luka tusuk di bagian punggung, satu di lengan kanan, satu di perut, dan luka gores di kedua lutut.

 

Terpisah, Kasat Reskrim AKP Yogie Sugama Hasyim, S.T.K., S.I.K. menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas para pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. “Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kekerasan di wilayah hukum Polres Muara Enim. Saat ini tersangka RS telah kami amankan dan proses hukum terus berjalan,” ujarnya.

 

Pihak kepolisian juga masih memburu empat pelaku lain yang identitasnya telah dikantongi. Diduga mereka melarikan diri keluar wilayah Muara Enim setelah kejadian. Upaya pengejaran tengah dilakukan oleh Tim Rajawali melalui koordinasi dengan jajaran kepolisian di wilayah sekitar.

Korban Adi Harianto saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H.M. Rabain Muara Enim akibat luka tusuk yang cukup serius. Kondisinya dilaporkan mulai membaik meski masih dalam pengawasan medis.

 

Sementara itu, barang bukti berupa satu bilah pisau lengkap dengan sarungnya telah diamankan guna memperkuat proses penyidikan. Polisi juga telah memeriksa saksi-saksi di lokasi kejadian untuk mengungkap peran masing-masing pelaku dalam aksi pengeroyokan tersebut.

 

Dalam rencana tindak lanjut, penyidik akan melengkapi mindik (administrasi penyidikan), melanjutkan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan tersangka, serta melengkapi berkas perkara untuk segera dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

 

“Kami imbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan atau tindakan kriminal di lingkungan sekitar,” tutup AKP Yogie.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top